Breaking
Berita Kampus

Dakwah Tak Hanya di Mimbar, Ma’had Aly Al-Karimiyyah Bekali Mahasantri dengan Jurnalistik

16:55 WIB 72 kali dibaca 3 menit baca
D

Ditulis oleh

Dema Ma'had Aly Al Karimiyyah

Dakwah Tak Hanya di Mimbar, Ma’had Aly Al-Karimiyyah Bekali Mahasantri dengan Jurnalistik
Dakwah Tak Hanya di Mimbar, Ma’had Aly Al-Karimiyyah Bekali Mahasantri dengan Jurnalistik

Sumenep, 23 September 2026 — Dakwah tidak selalu harus disampaikan dari atas mimbar. Di tengah derasnya arus informasi, tulisan juga menjadi ruang penting untuk menyampaikan ilmu, gagasan, dan informasi kepada masyarakat. Kesadaran inilah yang mendorong Ma’had Aly Al-Karimiyyah menggelar pelatihan jurnalistik pada Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi dengan Aliansi Media Partner (AMP) dan difokuskan pada penguatan kemampuan mahasantri dalam menulis berita dengan struktur yang kuat, tepat, dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Dalam kegiatan tersebut, Maz Don selaku narasumber utama menyampaikan pentingnya objektivitas dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik. Menurutnya, kemampuan menulis berita tidak cukup hanya dengan menyusun kalimat yang menarik, tetapi juga harus disertai kemampuan menyajikan informasi secara objektif dan bertanggung jawab.

Prinsip tersebut menjadi penting bagi seorang jurnalis karena informasi yang ditulis akan dikonsumsi oleh publik. Karena itu, ketepatan informasi, objektivitas, serta profesionalisme menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kerja jurnalistik.

Presiden Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, Ach. Romdan, turut menekankan pentingnya mahasantri menguasai ilmu kepenulisan. Menurutnya, kemampuan menulis dapat menjadi sarana bagi mahasantri untuk menyampaikan berbagai informasi dan ilmu yang diperoleh selama berada di Ma’had Aly.

“Mahasantri harus menguasai ilmu kepenulisan sebagai sarana menyampaikan informasi maupun ilmu yang didapat selama ada di Ma’had Aly,” ungkap Ach. Romdan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Presiden Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, Moh. Hayat, mengatakan bahwa mahasantri perlu mengambil peran aktif dalam bidang kepenulisan. Baginya, dakwah memiliki ruang yang luas dan tidak terbatas pada ceramah keagamaan.

“Dakwah tidak hanya ada dalam mimbar-mimbar ceramah agama, tetapi dakwah bisa kita sebarkan dalam bentuk informasi publik seperti berita dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Tafsir dan Ilmu Tafsir, Afkar Aulia Alhamdani, menilai bahwa kepenulisan memiliki posisi penting bagi mahasantri, terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mengolah gagasan, serta menyampaikan ilmu yang telah dipelajari kepada masyarakat.

Menurut Afkar, tradisi keilmuan tidak cukup hanya berhenti di ruang kelas maupun forum kajian. Pengetahuan yang dimiliki mahasantri perlu dituangkan dalam bentuk tulisan agar dapat dibaca, dikaji, dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Bagi mahasantri, menulis bukan hanya tentang menghasilkan sebuah tulisan, tetapi bagaimana kita belajar menyusun gagasan, membaca persoalan, kemudian menyampaikannya kepada masyarakat dengan bahasa yang baik dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Ia berharap pelatihan jurnalistik tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya literasi dan kepenulisan yang berkelanjutan di lingkungan Ma’had Aly Al-Karimiyyah.

“Harapannya, setelah pelatihan ini semakin banyak mahasantri yang berani menulis dan menjadikan tulisan sebagai bagian dari tradisi keilmuan. Mahasantri tidak hanya mampu berbicara di forum, tetapi juga mampu menuangkan gagasannya dalam tulisan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Pelatihan jurnalistik ini menjadi salah satu ruang bagi mahasantri untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus memahami bagaimana informasi dapat disampaikan kepada publik secara tepat dan bertanggung jawab.

Dengan bekal tersebut, mahasantri diharapkan tidak hanya menjadi pembaca informasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari mereka yang memproduksi dan menyebarkan informasi yang bernilai, khususnya melalui tulisan.

D

Kontributor

Dema Ma'had Aly Al Karimiyyah

Bagikan berita ini: